Dear you..
Atau siapapun yang merasa di luar sana..
Tanpa gue kasih taupun, toh nantinya lo bakal baca postingan ini.
Entah ga ada angin ga ada ujan, tiba2 aja kepikiran.
Hey kamu coba renungkan!
Apakah pantas seorang teman biasa berkomunikasi dengan panggilan 'sayang' yang disertai emote ':*' ?
Kecewa? Iya.
Cemburu? Iya.
Yang bikin gue mikir sebenernya adalah 'lo dateng ke kehidupan gue dengan perasaan gue ke elo yang 0 saat itu. dan kemudian setelah sekarang rasa itu mulai tumbuh dan berkembang, malah ada hal-hal ga penting kayak gini'
Dear you..
Semoga kamu sadar :)
Tertanda,
Aku.yang.(mulai).sayang.kamu
p.s : kata sapaan berantakan. gue, elo, aku, kamu, whatever
Buktikan
Nindy
Ku tau kau begitu ingin bersamaku
Karena akupun juga ingin bersamamu
Tapi tak semudah itu jadi pacarku
Jika baru sesaat kau jalan denganku
Buktikanlah kau cinta padaku
Buat aku tergila-gila padamu
Jangan dulu kau lelah menunggu
Ku ingin lihat kesungguhanmu
Sebelum ku bilang I love you
Ku berikan satu cara mendapatkanku
Jangan banyak bicara kau tunjukkan saja
Biar aku yang nilai semua usahamu
Apakah kau bisa masuk daftar cintaku
Buktikanlah kau cinta padaku
Buat aku tergila-gila padamu
Jangan dulu kau lelah menunggu
Ku ingin lihat kesungguhanmu
Sebelum ku bilang I love you
Mudah saja kau bilang cinta kepadaku
Tapi lidah tetap saja bisa menipu
Buktikanlah kau cinta padaku
Buat aku tergila-gila padamu
Jangan dulu kau lelah menunggu
Ku ingin lihat kesungguhanmu
Sebelum ku bilang I love you